Usia Harapan Wanita Lebih Tinggi Dibanding Hidup Pria
Perbedaan rata-rata usia harapan hidup antara pria dengan wanita di Jepang adalah 3,9 tahun setelah Perang Dunia ke II, namun sejak saat itu hal tersebut terus bertambah hingga menjadi 7 tahun.
Mengapa wanita hidup lebih lama dibandingkan dengan pria?.
Kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol adalah hal-hal yang memperpendek usia pria sedangkan hormon wanita serta beberapa sifat atau karateristik yang dimiliki wanita telah memperpanjang usia wanita, memperbesar perbedaan rata-rata usia harapan hidup.
Hasil penemuan tersebut diuratakan oleh Hirotsugu Ueshima seorang professor di Universitas Shiga Fakultas Ilmu Kedokteran pada satu pertemuan Asosiasi Obat-obatan Berdasarkan Gender di Jepang di Tokyo telah mengamati sekitar 10 ribu orang yang menyebar di seluruh wilayah Jepang selama 19 tahun.
Telah menjadi fenomena global dimana wanita berusia lebih panjang daripada pria. Di Jepang sendiri dimana rata-rata usia harapan hidup wanita paling tertinggi di dunia selama 22 tahun berturut-turut.
Rata-rata usia harapan hidup wanita adalah 85,8 di tahun 2006, dibandingkan dengan 79,0 bagi pria.
Terdapat banyak perbedaan dalam rata-rata usia harapan hidup di negara-negara maju dimana Rusia memiliki catatan perbedaan yang paling besar selama 14 tahun.
Adanya sedikit kasus-kasus seperti kanker, penyakit jantung, diantara wanita Jepang dan hal-hal itulah yang membuat wanita Jepang berusia rata-rata lebih panjang.
Merokok, tekanan darah tinggi, alkohol, diabetes dan obesitas juga menjadi faktor yang menambah besar perbedaan tersebut.
Jumlah pria yang merokok di Jepang adalah sekitar 60 persen pada tahun 1990 dan kini telah menjadi 40 persen .
Jumlah perokok menjadi faktor pembanding yang memperbesar perbedaan tersebut dibandingkan dengan negara maju lainnya.
Rata-rata jumlah wanita jepang yang merokok jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara maju lain, sekitar 12 hingga 15 persen.
Selain itu tekanan darah wanita Jepang juga lebih rendah dibandingkan prianya .
Pada tahin 1960an pada saat angka kematian akibat stroke masih tinggi , perbedaan tekana darah antara wanita dengan pria di Jepang tidak terlalu besar, namun tekanan darah wanita Jepang menjadi semakin turun sejak saat itu.
Hasil survei internasional mengenai konsumsi minuman beralkohol ditemukan bahwa pria Jepang meminum minuman beralkohol cukup banyak.
Dari hasil penelitian mengenai kematian akibat merokok dan tekanan darah tinggi diantara mereka yang berusia 60 atau dibawahnya ditemukan bahwa pria lebih cepat meninggal dibandingkan kaum wanita.








Leave a Reply