Soeharto Pahlawan Bangsa di Iklan PKS
Pada pemilu 2004, PKS trlihat tegas dalam menunjukan jati dirinya mau kemana dia ingin mmbawa rakyat indonesia,dan saya kagum melihat keberanian partai ini. Akan tetapi setelah melihat cuplikan iklan PKS ini saya seakan tertimpa sebuah tanda tanya besar. Apa strategy PKS sekarang? Soeharto dijadikan guru bangsa?
Sekadar informasi, sejumlah tokoh nasional yang ada dalam iklan PKS antara lain: SOEHARTO, KH Ahmad Dahlan, mantan Presiden Soekarno, dan tokoh Nahdlatul Ulama Hasyim Ashari serta Muhamad Natsir.
Partai Keadilan Sejahtera yang berupaya mencitrakan diri sebagai partai terbuka untuk semua golongan dengan menampilkan sejumlah tokoh nasional dalam iklannya menuai kritik dari sejumlah kalangan
PKS tidak ingat Jasa-Jasa Soeharto Yang membuat KRisis Moneter Yang berkepanjangan dan meninggalkan beban Hutang Yang bertrilyun-trilyun kepada penerusnya dan rakyat yang menanggung beban selanjutnya.
Setelah sebelumnya PKS yang berbasis Partai Islam moderat dan mengutamakan rakyat telah membuat beberapa keputusan yang sarat kontroversial dan emosional bagimana tidak :
setelah sebelumnya mendukung :
- Mengesahkan UU Porno,
- selalu turut menyetujui kenaikan BBM,
- turut menyatakan tragedi trisakti-Semanggi I-II bukan pelanggaran HAM berat
- membela amrozi
Sebelumnya, empat organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Sumatera Utara memprotes iklan politik PKS yang menampilkan gambar pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Empat ortom itu adalah PW Nasyiatul Aisyiah (NA) Sumut, PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumut dan Ikatan Remaja Muhammadiyah Sumut.
Bahkan, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin juga menyesalkan tindakan PKS yang dianggap mendompleng gambar KH Ahmad Dahlan yang dinyatakannya tidak etis. Selaku ulama besar, KH Ahmad Dahlan bukan hanya menjadi milik Muhammadyiah tetapi juga milik ummat Islam yang lain, bahkan sudah menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
Perlu Dicatat :
Iklan ditayangkan selama tiga hari itu telah menelan dana Rp 2 miliar bandingkan dengan IKlan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir dengan iklannya di media massa, dianggap sebagai bukti ketidakpekaannya terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masyaratakt capai 300 M dengan slogan ” HIdup adalah Perjuangan ”
Dimana hati nurani mereka dengan budget 300 M dan 2 M seakan-akan tidak mempedulikan penderitaan rakyat indonesia.








Leave a Reply